Penyakit Sipilis Wanita – Banyak orang yang tidak mengetahui apa itu penyakit sipilis ? Maka dari itu dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi seputar penyakit sipilis. Pada intinya sipilis merupakan infeksi yang terjadi pada kelamin, dan perlu kita ketahui penyakit sipilis merupakan penyakit yang menular.

Penyakit sipilis pada wanita

Penyakit Sipilis

Sifilis bisa ditularkan dari orang yang mengidap penyakit ini. Penderita sifilis bisa dideteksi dari luka yang diakibatkan pada alat kelamin eksternal, vagina, anus, atau di dalam rektum. Luka ini juga bisa muncul pada bibir dan mulut. Makanya sangat beresiko berhubungan seks dengan orang yang mengidap penyakit sifilis. Tidak hanya dengan seks vaginal, anal, tapi juga dengan oral seks.

Sadarilah bahwa orang yang terinfeksi dengan sifilis tak terlihat ada gejala dalam beberapa tahun. Tetapi luka yang disebabkan oleh penyakit ini bisa sembuh dengan pengobatan. Karena alasan ini, orang yang terinfeksi penyakit ini harus segera disembuhkan agar tidak sengaja menyebarkan ke orang lain.

Ciri Ciri Penyakit Sipilis Atau Raja Singa Pada Wanita :

  • Keluarnya cairan yang tidak normal dari saluran kencing atau liang senggama (
    Keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna putih kehijauan )
  • Rasa nyeri ketika kencing atau saat berhubungan seksual, serta Rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya,
  • Adanya Lecet, luka kecil ( kadang ada yang tidak terasa sakit ) yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening
  • Adanya perubahan warna kulit dan mata Pada wanita, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak mengalami keluhan sama sekali, sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan
  • Komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya kelenjar Bartholin sehingga penderita susah jalan karena nyeri.
  • Komplikasi dapat ke atas menyebabkan kemandulan, jika ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik ( seluruh tubuh) ke sendi, jantung, selaput otak dan lain-lain.
  • Pada ibu hamil, bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan

Penyebab Sipilis

Sifilis atau raja singa disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui pajanan cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah.

Pada umumnya, kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual. Hubungan seksual ini bisa berbentuk seks vaginal, anal, maupun oral. Selain itu, berbagi jarum juga bisa menularkan infeksi penyakit ini, baik pada pengguna narkoba suntik maupun pada penyuka seni merajah tubuh, misalnya tato dan menindik telinga.

Gejala Sipilis

Gejala sipilis

Obat Gejala Sipilis atau Raja Singa Gejala Penyakit Sipilis atau Raja Singa berlangsung 3-4 minggu, kadang kadang sampai 13 minggu. Kadang disertai pusing – pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan sering kali penderita tidak memperhatikan hal ini. Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukan gejala apapun, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun penyakit sipilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sipilis bisa ditularkan kepada bayi yang di kandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.

Penyakit sifilis memiliki 3 tahapan, yaitu:

Penyakit Sifilis Tahap Pertama
Tahap pertama dari penyakit sifilis adalah timbulnya tanda dan gejala sifilis yang berupa munculnya sakit disebut chancre (kadang-kadang ada beberapa luka). Luka akan menjadi kecil, keras, melingkar, dan tanpa rasa sakit. Namun ketika mencapai tingkat parah maka akan terasa sakit saat kencing.
Tanpa pengobatan selama 3 sampai 6 minggu dan tidak ditangani dengan baik, maka infeksi bergerak ke tahap kedua.

Penyakit Sifilis Tahap Kedua
Tanda dan gejala sifilis pada tahap ini dimulai dengan sederhana ruam pada telapak tangan dan telapak kaki. Biasanya, bintil-bintil coklat kemerahan ini tidak ada gatal dan hanya terlihat kasar.

Obat Sipilis Herbal РRuam lainnya juga dapat muncul di bagian tubuh lainnya. Ini biasanya terjadi dan tanpa disadari bahwa gejala tersebut adalah sifilis.  Setelah tahap kedua, maka  gejala lain akhirnya muncul dalam tahap ini yang terkadang juga diasumsikan gejalan penyakit lain, seperti flu atau akibat stres.
Tanda dan gejala sifilis ini bisa berupa, kelelahan, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, pembengkakakn kelenjar getah bening, dan rambut rontok.

Penyakit Sifilis Tahap Ketiga
Tahap ini dimulai ketika gejala tahap satu dan dua sudah menghilang. Infeksi yang tersimpan dalam tubuh tidak menunjukkan gejala penyakit. Tahap ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Sekitar 15 persen dari mereka yang tidak diobati akan mengembangkan tahap akhir dari sifilis. Kerusakan pada otak, jantung, mata, hati, tulang, dan sendi dapat terjadi. Kerusakan ini mungkin cukup serius untuk menyebabkan kematian.

Tanda Tanda Awal Terkena Penyakit Sipilis Tanda dan gejala sifilis tahap akhir meliputi kesulitan menggerakkan otot, mati rasa, lumpuh, atau kebutaan. Karenanya, langkah yang tepat untuk dilakukan adalah memeriksakan diri ke laboratorium untuk lebih memastikan penyakit yang diderita.

 

Penyakit Sipilis Wanita